Program Sertifikasi Pemanen: Membangun Kompetensi untuk Mendukung Produktivitas Berkelanjutan

Sebagai wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja di bidang operasional, pada Juni 2026 telah dilaksanakan Program Sertifikasi Pemanen yang diikuti oleh para pekerja panen dari Estate Lahumbuti dan Estate Konaweha. Program ini bertujuan untuk memastikan setiap pemanen memiliki pengetahuan, keterampilan, dan standar kerja yang sesuai dengan prosedur perusahaan sehingga mampu menghasilkan panen yang berkualitas, produktif, dan berkelanjutan.

Kegiatan sertifikasi dilaksanakan selama dua hari dengan mengombinasikan pembelajaran teori dan praktik di lapangan.

Pada hari pertama, peserta mengikuti sesi pembelajaran di kelas yang disampaikan oleh Deputy Estate Manager bersama Asisten Kepala (Askep) Agronomi. Materi yang diberikan meliputi standar operasional pemanenan, teknik panen yang benar, kriteria kematangan buah, kualitas hasil panen, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pentingnya menjaga mutu hasil panen untuk mendukung produktivitas perusahaan. Sesi ini juga menjadi wadah diskusi sehingga peserta dapat memahami alasan di balik setiap standar kerja yang diterapkan.

Selanjutnya, pada hari kedua, peserta mengikuti sesi simulasi dan praktik langsung di lapangan. Dalam kegiatan ini, Asisten Afdeling bersama trainer yang merupakan pemanen terbaik memberikan demonstrasi mengenai teknik panen yang benar, berbagi pengalaman, serta menyampaikan tips dan praktik terbaik berdasarkan pengalaman di lapangan. Setelah demonstrasi selesai, seluruh peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik yang telah dipelajari dengan pendampingan langsung dari para trainer dan Asisten Afdeling.

Program sertifikasi ini tidak berhenti pada pelatihan selama dua hari. Selanjutnya, seluruh peserta akan menjalani masa penilaian selama tiga bulan di area kerja masing-masing. Selama periode tersebut, kinerja peserta akan dipantau dan dievaluasi berdasarkan konsistensi dalam menerapkan teknik panen yang benar, kualitas hasil panen, produktivitas, kepatuhan terhadap standar operasional, serta penerapan aspek keselamatan kerja.

Melalui Program Sertifikasi Pemanen ini, perusahaan berharap dapat menciptakan tenaga pemanen yang semakin kompeten, meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil panen, mengurangi kehilangan hasil (losses), serta menumbuhkan budaya belajar dan berbagi pengetahuan di lingkungan kerja. Kolaborasi antara Deputy Estate Manager, Asisten Kepala (Askep) Agronomi, Asisten Afdeling, mandor dan para pemanen terbaik yang berperan sebagai trainer menjadi bukti komitmen perusahaan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui pembelajaran yang aplikatif dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *